1. Beranda
  2. Studi Kasus
  3. Wisanka

Case Study  ·  12 menit baca

Bagaimana Wisanka Mengubah Showroom Fisiknya Menjadi Alat Penjualan B2B Global untuk Pembeli Furnitur Internasional

Lihat bagaimana InReality Solutions mengubah showroom furnitur Wisanka di Yogyakarta menjadi platform penjualan B2B yang imersif untuk pembeli internasional dan pameran.

🏢 WisankaFurniture Manufacturing & Export📍 Yogyakarta, Indonesia
200Produk Furnitur Interaktif
35–40Lokasi Panorama yang Ditangkap
300 m²Showroom yang Ditangkap Secara Digital
1,5 BulanDari Fotografi hingga Peluncuran

Ringkasan Proyek

KlienWisanka
IndustriManufaktur & Ekspor Furnitur
LokasiYogyakarta, Indonesia
SolusiVirtual Showroom B2B Interaktif
Proyek Selesai2024
Ukuran ShowroomSekitar 300 m²
Lokasi PanoramaSekitar 35–40
Produk InteraktifSekitar 200
Periode Fotografi2 Hari
Durasi PengembanganSekitar 1,5 Bulan
CakupanFotografi, Pengembangan & Peluncuran End-to-End yang Lengkap
Integrasi ProdukIntegrasi WebFrame Dinamis Berbasis SKU
Fungsi InquiryInquiry Produk & Permintaan Penawaran Harga
Fungsi PenjualanWhatsApp & Live Guided Tours
Use Case UtamaPameran Internasional, Penjualan Jarak Jauh & Website
PerangkatDesktop, Mobile, Tablet & Perangkat VR yang Kompatibel
Tujuan UtamaEnablement Penjualan B2B & Pemasaran Ekspor Internasional
Wisanka — Bagaimana Wisanka Mengubah Showroom Fisiknya Menjadi Alat Penjualan B2B Global untuk Pembeli Furnitur Internasional

Lihat Langsung

Daftar Isi (23)
  1. Tantangannya: Menjual Produk Fisik Berukuran Besar kepada Pembeli Internasional
  2. Keterbatasan Katalog Produk B2B Konvensional
  3. Peluangnya: Membawa Showroom ke Mana Saja di Dunia
  4. Menangkap Secara Digital Showroom Wisanka Seluas 300 m²
  5. Memotret Showroom yang Sedang Beroperasi
  6. Mengubah Sekitar 200 Produk Menjadi Konten Interaktif
  7. Informasi Produk Dinamis Melalui Integrasi WebFrame
  8. Dari Penemuan Produk ke Inquiry B2B
  9. Alternatif Interaktif untuk Katalog Furnitur Konvensional
  10. Mendukung Pameran Furnitur Internasional
  11. Mengubah Sebuah Tablet Menjadi Showroom 300 m²
  12. Mendukung Keyakinan Pembeli dalam Penjualan B2B Internasional
  13. Live Guided Tour untuk Penjualan B2B Jarak Jauh
  14. Menciptakan Kembali Pengalaman Penjualan Showroom secara Daring
  15. Deep Sharing untuk Produk dan Tampilan Tertentu
  16. Integrasi WhatsApp
  17. Pengalaman Virtual Showroom yang Terfokus
  18. Kompatibilitas Desktop, Mobile, Tablet, dan VR
  19. Menyelesaikan Proyek dalam Sekitar Enam Minggu
  20. Alat Penjualan B2B yang Berkelanjutan
  21. Hasilnya
  22. Mengapa Virtual Showroom Wisanka Berhasil
  23. Dari Showroom Fisik ke Platform Penjualan B2B Global

Tantangannya: Menjual Produk Fisik Berukuran Besar kepada Pembeli Internasional

Penjualan furnitur internasional menghadirkan tantangan yang unik.

Calon pembeli perlu mengevaluasi produk.

Mereka perlu memahami jangkauan produk manufaktur tersebut.

Mereka mungkin ingin membandingkan desain, material, dimensi, dan spesifikasi.

Mereka juga membutuhkan keyakinan terhadap pemasok di balik produk tersebut.

Namun, pembeli dan manufaktur mungkin berlokasi ribuan kilometer terpisah.

Bagi manufaktur furnitur Indonesia yang melakukan ekspor internasional, membawa calon pembeli ke showroom fisik tidak selalu praktis.

Pada saat yang sama, membawa seluruh showroom ke pameran furnitur luar negeri adalah hal yang mustahil.

Furnitur bersifat:

  • Besar
  • Berat
  • Mahal untuk diangkut
  • Sulit dipajang secara ekstensif di pameran
  • Tersedia dalam ratusan desain berbeda

Peserta pameran mungkin hanya dapat membawa sebagian kecil produk secara fisik ke pameran dagang internasional.

Tantangannya karenanya menjadi:

Bagaimana seorang eksportir furnitur dapat secara efektif menunjukkan kepada calon pembeli internasional skala dan variasi dari keseluruhan koleksi produknya?

Keterbatasan Katalog Produk B2B Konvensional

Solusi tradisionalnya adalah katalog produk.

Namun, katalog yang besar menghadirkan tantangannya sendiri.

Sebuah manufaktur furnitur mungkin menawarkan ratusan produk.

Pembeli membuka sebuah PDF.

Mereka menggulir halaman demi halaman.

Kursi.

Meja.

Sofa.

Lemari.

Furnitur outdoor.

Aksesori.

Banyak dari produk-produk ini mungkin memiliki relevansi yang kecil dengan apa yang sedang dicari oleh pembeli tertentu.

Pembeli perlu secara aktif mencari melalui volume informasi yang besar untuk menemukan produk yang menarik minat mereka.

Website dapat meningkatkan pengalaman ini melalui kategori produk dan fungsi pencarian.

Namun, pengalaman tersebut tetap secara mendasar berbeda dari berjalan-jalan mengelilingi showroom.

Di dalam showroom fisik, penemuan bersifat visual dan alami.

Pembeli melihat sesuatu yang menarik.

Mereka berjalan mendekatinya.

Mereka memeriksa produk tersebut.

Mereka menyadari item lain di dekatnya.

Mereka meminta informasi lebih lanjut.

Mereka terus menjelajah.

InReality Solutions ingin membawa lebih banyak pengalaman ini ke dalam proses penjualan B2B digital Wisanka.

Peluangnya: Membawa Showroom ke Mana Saja di Dunia

Konsepnya sederhana.

Alih-alih mencoba membawa ratusan produk furnitur kepada pembeli internasional, bawalah seluruh showroom.

Secara digital.

Virtual showroom ini memungkinkan Wisanka mengubah sekitar 300 m² ruang ritel dan pameran fisiknya menjadi platform penjualan B2B yang imersif dan dapat diakses dari mana saja.

Pengalaman ini dapat digunakan:

  • Di pameran furnitur internasional
  • Selama presentasi penjualan jarak jauh
  • Di situs web Wisanka
  • Di tablet
  • Di komputer desktop
  • Di perangkat mobile
  • Dengan perangkat VR yang kompatibel

Ke mana pun tim penjualan pergi, showroom tersebut dapat ikut bersama mereka.

Menangkap Secara Digital Showroom Wisanka Seluas 300 m²

InReality Solutions menangani keseluruhan proyek virtual showroom secara end-to-end.

Showroom seluas sekitar 300 m² ini ditangkap melalui sekitar 35–40 lokasi panorama 360° yang diposisikan secara strategis.

Panorama diposisikan di seluruh showroom untuk memberikan pergerakan alami antar area yang berbeda, sambil memastikan calon pembeli dapat dengan jelas melihat koleksi furnitur yang luas.

Tujuannya bukan sekadar memotret ruang tersebut.

Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang dapat dijelajahi pembeli secara alami.

Pengguna perlu dapat:

  • Berjalan melintasi showroom
  • Melihat berbagai produk
  • Menjelajahi berbagai gaya furnitur
  • Menemukan produk secara visual
  • Memilih item tertentu
  • Mengakses informasi detail
  • Menghubungi tim penjualan
  • Meminta penawaran harga

Keseluruhan proses fotografi di lokasi diselesaikan selama dua hari.

Memotret Showroom yang Sedang Beroperasi

Berbeda dari beberapa proyek InReality Solutions lainnya yang membutuhkan fotografi di luar jam operasional, showroom Wisanka ditangkap sementara bisnis tetap beroperasi.

Untungnya, showroom ini tidak terlalu ramai.

Hal ini memungkinkan tim InReality Solutions bekerja secara efisien dan menyelesaikan proses fotografi tanpa gangguan signifikan terhadap aktivitas normal Wisanka.

Penempatan panorama yang cermat membantu memastikan cakupan showroom yang lengkap dan pengalaman walkthrough virtual yang alami.

Mengubah Sekitar 200 Produk Menjadi Konten Interaktif

Salah satu bagian paling signifikan dari proyek ini adalah membuat sekitar 200 produk individual menjadi interaktif.

Wisanka memberikan InReality Solutions daftar produk, fotografi, dan tautan ke halaman produk yang sesuai di situs web mereka secara terstruktur.

Kolaborasi ini secara signifikan meningkatkan efisiensi proses pengembangan.

Setiap produk yang relevan dapat diidentifikasi secara akurat dan dihubungkan ke informasi digital yang benar.

Saat calon pembeli menjelajahi virtual showroom dan menemukan produk yang menarik minat mereka, mereka dapat memilih hotspot yang sesuai.

Informasi produk kemudian akan muncul langsung di dalam virtual showroom.

Informasi Produk Dinamis Melalui Integrasi WebFrame

InReality Solutions menggunakan integrasi WebFrame untuk menghubungkan masing-masing produk furnitur dengan halaman yang sesuai di situs web Wisanka.

Saat pengguna memilih sebuah produk, informasi produk yang relevan dapat ditampilkan secara dinamis di dalam pengalaman imersif tersebut.

Tergantung pada informasi yang tersedia di halaman produk masing-masing, pembeli dapat mengakses detail termasuk:

  • Nama produk
  • Gambar produk
  • Dimensi
  • Material
  • Spesifikasi
  • Detail produk
  • Informasi relevan lainnya

Informasi tersebut tidak perlu dibuat ulang secara manual di dalam basis data virtual showroom yang terpisah.

Sebaliknya, pengalaman ini terhubung langsung dengan infrastruktur situs web Wisanka yang sudah ada.

Dari Penemuan Produk ke Inquiry B2B

Virtual showroom ini dirancang untuk mendukung perjalanan pembelian B2B.

Pengalaman ini dapat mengikuti jalur yang sederhana:

Masuk ke Virtual Showroom → Jelajahi Koleksi Produk → Temukan Produk yang Menarik → Pilih Produk → Tinjau Informasi Detail → Minta Penawaran Harga atau Ajukan Pertanyaan → Lanjutkan Percakapan Penjualan

Hal ini memungkinkan Wisanka menggabungkan penemuan produk imersif dengan proses inquiry digital mereka yang sudah ada.

Calon pembeli dapat menemukan produk secara visual dan kemudian langsung mengambil langkah selanjutnya menuju kemungkinan pesanan.

Alternatif Interaktif untuk Katalog Furnitur Konvensional

Salah satu aspek paling berharga dari virtual showroom Wisanka adalah kemampuannya berfungsi sebagai katalog produk interaktif.

Namun, berbeda dari PDF konvensional, pengalaman ini tidak mengharuskan calon pembeli menelusuri ratusan halaman satu per satu.

Pembeli dapat sekadar menjelajah.

Mereka dapat berjalan melintasi showroom.

Melihat produk yang menarik perhatian mereka.

Mengekliknya.

Meninjau informasinya.

Melanjutkan penjelajahan.

Hal ini menciptakan proses penemuan produk yang lebih alami.

Alih-alih:

Buka Katalog → Gulir → Gulir → Gulir → Temukan Produk → Baca Informasi

Pengalaman ini menjadi:

Masuk Showroom → Jelajahi → Temukan → Klik → Pelajari Lebih Lanjut → Ajukan Pertanyaan

Bagi perusahaan dengan katalog produk fisik yang luas, hal ini menciptakan pengalaman penjualan B2B yang secara fundamental berbeda.

Mendukung Pameran Furnitur Internasional

Salah satu use case utama untuk virtual showroom Wisanka adalah pameran internasional.

Wisanka berpartisipasi dalam pameran furnitur di berbagai pasar internasional, termasuk acara di Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan negara-negara Eropa lainnya.

Ruang pameran fisik terbatas.

Furnitur sulit dan mahal untuk diangkut secara internasional.

Hanya sebagian kecil dari koleksi lengkap manufaktur yang secara realistis dapat dipajang di booth pameran dagang.

Virtual showroom membantu mengatasi keterbatasan ini.

Mengubah Sebuah Tablet Menjadi Showroom 300 m²

Tim penjualan Wisanka dapat mengakses virtual showroom melalui tablet selama pameran.

Saat calon pembeli mengunjungi booth, tim penjualan dapat secara virtual membawa mereka menjelajahi keseluruhan showroom di Yogyakarta.

Mereka dapat:

  • Membawa pembeli menjelajahi berbagai area
  • Menunjukkan skala koleksi produk
  • Memperkenalkan berbagai gaya furnitur
  • Mengidentifikasi produk yang relevan bagi pembeli
  • Memilih produk tertentu
  • Mengakses dimensi dan spesifikasi
  • Mendiskusikan kemungkinan pesanan
  • Melanjutkan menuju inquiry dan penawaran harga

Alih-alih terbatas pada furnitur yang secara fisik diangkut ke pameran, Wisanka dapat secara efektif menampilkan koleksi produk yang jauh lebih besar.

Sebuah tablet menjadi jendela ke keseluruhan showroom fisik perusahaan seluas 300 m².

Mendukung Keyakinan Pembeli dalam Penjualan B2B Internasional

Transaksi B2B internasional membutuhkan kepercayaan.

Calon pembeli yang mengevaluasi pemasok furnitur tidak sekadar mengevaluasi produk individual.

Mereka juga mengevaluasi perusahaan di balik produk-produk tersebut.

Mereka mungkin ingin memahami:

  • Apakah ini bisnis yang sudah mapan?
  • Apakah perusahaan ini memiliki jangkauan produk yang substansial?
  • Apakah ada operasional fisik yang nyata di balik website ini?
  • Bisakah pemasok ini berpotensi menangani kebutuhan bisnis internasional?
  • Apakah perusahaan ini tampak profesional dan kredibel?

Sebuah website konvensional dapat membuat klaim-klaim ini.

Sebuah brosur dapat mendeskripsikan perusahaan.

Foto statis dapat menunjukkan showroom.

Virtual showroom memberikan lapisan transparansi visual tambahan.

Calon pembeli dapat memasuki showroom fisik sesungguhnya di Yogyakarta secara virtual.

Mereka dapat menjelajahinya.

Mereka dapat melihat jangkauan produknya.

Mereka dapat bergerak melintasi ruang tersebut.

Mereka dapat merasakan lingkungan ritel dan produk fisik perusahaan secara lebih langsung.

Hal ini membantu mendukung presentasi penjualan internasional Wisanka yang lebih luas.

Live Guided Tour untuk Penjualan B2B Jarak Jauh

Virtual showroom Wisanka juga menyertakan fungsi Live Guided Tour dari InReality Solutions.

Hal ini memungkinkan tim penjualan memandu calon pembeli secara langsung melalui virtual showroom dari jarak jauh.

Berbeda dari screen sharing konvensional, teknologi ini dirancang khusus untuk lingkungan imersif.

Tim penjualan dapat melakukan presentasi produk virtual sambil menggunakan showroom sesungguhnya sebagai lingkungan penjualan.

Hal ini menciptakan peluang untuk percakapan penjualan B2B jarak jauh yang lebih interaktif.

Menciptakan Kembali Pengalaman Penjualan Showroom secara Daring

Di dalam showroom fisik, seorang salesperson melakukan lebih dari sekadar memberikan informasi.

Mereka memandu pembeli.

Mereka mengajukan pertanyaan.

Mereka memahami apa yang dibutuhkan pembeli.

Mereka merekomendasikan produk yang relevan.

Mereka memperkenalkan alternatif.

Mereka menunjukkan item pelengkap.

Fungsi Live Guided Tour membantu membawa lebih banyak proses ini ke ranah daring.

Tim penjualan Wisanka dapat:

  • Menjadwalkan pertemuan jarak jauh
  • Masuk ke virtual showroom
  • Memandu pembeli melalui berbagai area
  • Menampilkan produk yang relevan
  • Membuka informasi produk individual
  • Mendiskusikan dimensi dan material
  • Menjawab pertanyaan
  • Melanjutkan menuju inquiry atau penawaran harga

Virtual showroom karenanya berfungsi lebih dari sekadar pengalaman digital mandiri (self-guided).

Virtual showroom ini juga dapat menjadi platform penjualan jarak jauh yang aktif.

Deep Sharing untuk Produk dan Tampilan Tertentu

Virtual showroom ini menyertakan fungsi Deep Sharing.

Hal ini memungkinkan lokasi dan arah pandang tertentu di dalam showroom dibagikan secara langsung.

Alih-alih mengarahkan calon pembeli ke awal virtual showroom, tim penjualan dapat membagikan tampilan tertentu.

Hal ini dapat berguna saat mendiskusikan:

  • Produk tertentu
  • Koleksi furnitur
  • Area showroom tertentu
  • Produk yang sedang dipertimbangkan untuk sebuah pesanan

Penerima dapat langsung mengakses tampilan yang relevan.

Integrasi WhatsApp

Virtual showroom ini juga menyertakan fungsi kontak langsung melalui WhatsApp.

Calon pembeli dapat menghubungi tim penjualan Wisanka dan melanjutkan percakapan secara langsung.

Hal ini membantu mengurangi hambatan antara penemuan produk dan inquiry penjualan.

Pengalaman Virtual Showroom yang Terfokus

Berbeda dari beberapa proyek situs web interaktif 360° InReality Solutions yang lebih besar, pengalaman Wisanka tidak membutuhkan menu yang ekstensif, arsitektur informasi, atau UI/UX kustom yang kompleks.

Tujuannya sengaja dibuat terfokus.

Menciptakan showroom imersif yang memudahkan penjelajahan produk dan koneksi dengan tim penjualan.

Pengalaman utamanya karenanya berpusat pada:

  • Eksplorasi virtual showroom
  • Produk interaktif
  • Informasi produk dinamis
  • Fungsi inquiry
  • Fungsi permintaan penawaran harga
  • Kontak WhatsApp
  • Live Guided Tour
  • Deep Sharing

Teknologinya tetap terfokus pada tujuan bisnis.

Kompatibilitas Desktop, Mobile, Tablet, dan VR

Virtual showroom Wisanka dirancang untuk berfungsi di berbagai perangkat.

Pengalaman ini dapat diakses melalui:

  • Komputer desktop
  • Smartphone
  • Tablet
  • Perangkat VR yang kompatibel

Hal ini sangat penting untuk use case penjualan B2B proyek ini.

Tim penjualan membutuhkan fleksibilitas untuk menggunakan pengalaman ini di berbagai lingkungan.

Di pameran, tablet menyediakan alat presentasi yang praktis.

Selama percakapan penjualan jarak jauh, akses desktop dapat memberikan pengalaman melihat yang lebih besar.

Calon pembeli juga dapat mengakses virtual showroom secara mandiri melalui perangkat mereka sendiri.

Menyelesaikan Proyek dalam Sekitar Enam Minggu

Keseluruhan proyek virtual showroom Wisanka membutuhkan waktu sekitar satu setengah bulan untuk diselesaikan.

InReality Solutions menangani proyek ini secara end-to-end, termasuk:

  • Perencanaan proyek
  • Strategi fotografi
  • Fotografi panorama 360°
  • Pemrosesan gambar
  • Penggabungan (stitching) panorama
  • Pengembangan virtual showroom
  • Sekitar 200 integrasi produk
  • Integrasi WebFrame
  • Pengembangan hotspot produk
  • Integrasi WhatsApp
  • Fungsi Live Guided Tour
  • Deep Sharing
  • Kompatibilitas mobile dan desktop
  • Kompatibilitas VR
  • Pengujian
  • Peluncuran (deployment)

Kerja sama Wisanka dalam menyediakan informasi produk yang terstruktur dan tautan situs web yang sesuai membantu membuat proses pengembangan menjadi jauh lebih efisien.

Alat Penjualan B2B yang Berkelanjutan

InReality Solutions tidak memelihara virtual showroom Wisanka melalui perjanjian pemeliharaan berkelanjutan konvensional.

Sebaliknya, Wisanka menunjuk InReality Solutions saat pembaruan signifikan dibutuhkan.

Seiring produk dan SKU baru diperkenalkan, Wisanka dapat meminta pembaruan pada pengalaman tersebut.

Fakta bahwa perusahaan terus menunjuk untuk pembaruan memberikan indikasi penting tentang nilai platform ini yang berkelanjutan dalam proses penjualan mereka.

Hasilnya

Berbeda dari beberapa proyek InReality Solutions lainnya, virtual showroom Wisanka tidak memiliki data Google Analytics, konversi penjualan, atau atribusi pendapatan yang tersedia.

Namun, penggunaan platform ini yang berkelanjutan memberikan bukti kualitatif yang bermakna tentang nilainya.

Virtual showroom ini:

  • Mengubah secara digital showroom furnitur fisik seluas sekitar 300 m²
  • Menyertakan sekitar 35–40 lokasi panorama
  • Membuat sekitar 200 produk individual menjadi interaktif
  • Menghubungkan produk secara dinamis ke situs web Wisanka yang sudah ada
  • Memungkinkan pembeli mengakses dimensi produk, material, spesifikasi, dan informasi lainnya
  • Mendukung inquiry produk langsung dan permintaan penawaran harga
  • Menyertakan fungsi kontak WhatsApp
  • Menyertakan Live Guided Tour
  • Menyertakan Deep Sharing
  • Digunakan oleh tim penjualan di pameran internasional
  • Berfungsi sebagai katalog produk digital interaktif
  • Membantu calon pembeli lebih memahami jangkauan produk Wisanka
  • Terus digunakan secara rutin oleh tim penjualan
  • Telah ditunjuk kembali untuk pembaruan seiring produk dan SKU baru diperkenalkan

Platform ini menjadi alat penjualan B2B yang praktis, yang dapat digunakan Wisanka baik secara domestik maupun internasional.

Mengapa Virtual Showroom Wisanka Berhasil

Proyek Wisanka menunjukkan bahwa teknologi imersif dapat mengatasi masalah yang sangat berbeda dari ritel virtual B2C konvensional.

Proyek ini berhasil karena mengatasi tantangan spesifik yang dihadapi oleh manufaktur dan eksportir furnitur.

Furnitur sulit diangkut.

Virtual showroom memungkinkan Wisanka membawa koleksi produk yang jauh lebih besar ke pameran internasional secara digital.

Katalog besar dapat sulit ditelusuri.

Virtual showroom memungkinkan pembeli menemukan produk secara alami.

Penjualan B2B internasional membutuhkan keyakinan.

Virtual showroom memberikan akses visual yang lebih besar terhadap showroom fisik dan jangkauan produk Wisanka yang sesungguhnya.

Pembeli jarak jauh membutuhkan informasi produk yang detail.

Sekitar 200 produk individual dihubungkan ke informasi detail melalui situs web Wisanka.

Penjualan B2B yang kompleks diuntungkan oleh interaksi manusia.

Live Guided Tour memungkinkan tim penjualan secara personal membawa pembeli jarak jauh menjelajahi showroom tersebut.

Teknologi ini bernilai karena dirancang berdasarkan realitas proses penjualan Wisanka.

Dari Showroom Fisik ke Platform Penjualan B2B Global

Proyek ini dimulai dengan:

  • Showroom furnitur fisik seluas 300 m² di Yogyakarta
  • Koleksi furnitur yang luas
  • Sekitar 200 produk yang membutuhkan integrasi digital
  • Basis pelanggan B2B internasional
  • Pameran furnitur luar negeri
  • Keterbatasan fisik dalam mengangkut furnitur secara internasional
  • Katalog produk dan website konvensional

InReality Solutions mengubah elemen-elemen ini menjadi:

  • Virtual showroom 360° yang imersif
  • Sekitar 35–40 lokasi panorama
  • Sekitar 200 produk interaktif
  • Informasi produk dinamis
  • Integrasi WebFrame
  • Fungsi inquiry
  • Fungsi permintaan penawaran harga
  • Kontak WhatsApp
  • Live Guided Tour
  • Deep Sharing
  • Presentasi pameran berbasis tablet
  • Akses desktop dan mobile
  • Kompatibilitas VR

Hasilnya adalah platform penjualan B2B yang imersif, yang memungkinkan Wisanka membawa showroom fisik dan koleksi produknya yang luas ke mana saja di dunia.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang dibuat InReality Solutions untuk Wisanka?

InReality Solutions menciptakan virtual showroom furnitur B2B interaktif yang memungkinkan calon pembeli menjelajahi showroom fisik Wisanka di Yogyakarta dari jarak jauh, menemukan produk, mengakses informasi produk secara detail, mengajukan pertanyaan, meminta penawaran harga, dan berkomunikasi dengan tim penjualan.

Kapan virtual showroom Wisanka dibuat?

Proyek ini diselesaikan pada 2024.

Di mana lokasi showroom Wisanka?

Showroom ini berlokasi di Yogyakarta, Indonesia.

Seberapa besar showroom ini?

Showroom ini mencakup area sekitar 300 m².

Berapa banyak lokasi panorama yang disertakan?

Virtual showroom ini menyertakan sekitar 35–40 lokasi panorama 360° yang diposisikan secara strategis.

Berapa banyak produk yang dijadikan interaktif?

Sekitar 200 produk furnitur individual dijadikan interaktif.

Apa yang terjadi saat pembeli memilih sebuah produk?

Memilih sebuah produk membuka informasi yang terintegrasi secara dinamis dari halaman produk yang sesuai di situs web Wisanka. Pembeli dapat mengakses informasi termasuk dimensi produk, material, spesifikasi, gambar, dan detail lain yang tersedia.

Bisakah pembeli mengajukan pertanyaan melalui virtual showroom?

Ya. Melalui halaman produk Wisanka yang terintegrasi, calon pembeli dapat mengajukan pertanyaan dan meminta penawaran harga.

Apakah virtual showroom ini menyertakan integrasi WhatsApp?

Ya. Calon pembeli dapat langsung menghubungi tim penjualan Wisanka melalui WhatsApp.

Apa itu Live Guided Tour?

Live Guided Tour memungkinkan perwakilan penjualan dan calon pembeli menjelajahi virtual showroom bersama-sama dari jarak jauh. Bagi Wisanka, hal ini memungkinkan tim penjualan memandu pembeli melalui showroom, memperkenalkan produk, mengakses informasi detail, dan melakukan presentasi produk jarak jauh.

Bagaimana Wisanka menggunakan virtual showroom di pameran internasional?

Tim penjualan Wisanka mengakses virtual showroom melalui tablet. Saat calon pembeli mengunjungi booth pameran, tim penjualan dapat secara virtual memandu mereka menjelajahi showroom fisik di Yogyakarta, memperkenalkan produk, dan mengakses informasi produk secara detail.

Mengapa virtual showroom berguna bagi eksportir furnitur?

Furnitur berukuran besar, berat, dan mahal untuk diangkut. Virtual showroom memungkinkan manufaktur dan eksportir menampilkan koleksi produk yang jauh lebih besar kepada pembeli internasional tanpa perlu mengangkut setiap produk secara fisik.

Apa bedanya virtual showroom dengan katalog produk PDF?

PDF mengharuskan pembeli menelusuri halaman-halaman produk secara berurutan. Virtual showroom memungkinkan pembeli menjelajah secara alami, menemukan produk yang menarik minat mereka secara visual, memilih item tertentu, dan langsung mengakses informasi detail.

Apakah virtual showroom ini menyertakan Deep Sharing?

Ya. Lokasi dan arah pandang tertentu di dalam showroom dapat dibagikan langsung kepada calon pembeli.

Apakah pengalaman ini tersedia di perangkat mobile?

Ya. Virtual showroom Wisanka dapat diakses melalui komputer desktop, smartphone, dan tablet yang didukung.

Apakah pengalaman ini kompatibel dengan VR?

Ya. Virtual showroom ini kompatibel dengan perangkat VR yang didukung.

Berapa lama proyek ini berlangsung?

Proyek lengkap ini membutuhkan waktu sekitar satu setengah bulan.

Apakah InReality Solutions menangani keseluruhan proyek?

Ya. InReality Solutions menangani proyek ini secara end-to-end, termasuk fotografi 360°, penggabungan (stitching) panorama, pengembangan virtual showroom, sekitar 200 integrasi produk, integrasi WebFrame, fungsi kontak, Live Guided Tours, Deep Sharing, pengujian, dan peluncuran.

Apakah Wisanka masih menggunakan virtual showroom ini?

Ya. Virtual showroom ini terus digunakan oleh tim penjualan Wisanka, termasuk di pameran internasional. Wisanka juga telah menunjuk pembaruan pada pengalaman ini saat produk dan SKU baru perlu dimasukkan.

Ingin Hasil Seperti Wisanka?

Ceritakan proyek Anda — tim kami akan menyusun proposal yang sesuai kebutuhan Anda.

Chat via WhatsApp